- Berita
- Layanan Skrining Adiksi Gadget, NAPZA, dan Kesehatan Mental Di Festival Muharram Bondowoso
Layanan Skrining Adiksi Gadget, NAPZA, dan Kesehatan Mental Di Festival Muharram Bondowoso
Habilis, 13/07/2024 08:59 WIB
Bondowoso, Selasa (9/7/2024). Festival Muharram di Bondowoso tahun ini diwarnai dengan kegiatan yang bermanfaat dan edukatif yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Pada acara ini menghadirkan layanan skrining dan diskusi terkait adiksi gadget, NAPZA, serta kesehatan mental yang mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Bondowoso.
Pada acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso yaitu Ibu Anisatul Hamidah, Ketua Yayasan Habilis Indonesia Madani, Bapak Arif, S.Sos., M.AP, serta perwakilan dari Dinas Kominfo Kabupaten Bondowoso yang bertindak sebagai host acara. Kehadiran mereka menandakan dukungan penuh dari berbagai pihak untuk menangani isu-isu adiksi dan kesehatan mental di masyarakat.
Dalam acara Festival Muharram ini, para pengunjung festival diberikan kesempatan untuk mengikuti layanan skrining yang meliputi adiksi gadget, penggunaan NAPZA, dan kesehatan mental secara gratis. Skrining adiksi gadget bertujuan untuk mendeteksi penggunaan berlebihan yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik. Skrining NAPZA difokuskan untuk mendeteksi penggunaan narkotika dan zat adiktif lainnya yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, skrining kesehatan mental bertujuan untuk mengidentifikasikan gejala awal gangguan mental sehingga dapat diberikan intervensi yang tepat. Hasil skrining ini digunakan sebagai dasar untuk memberikan saran dan rekomendasi lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengatasi potensi masalah yang terdeteksi.
Selain layanan skrining, acara Festival Muharram juga menyediakan sesi diskusi yang interaktif. Ketua Yayasan Habilis Indonesia Madani, Arif, S.Sos., M.AP menyampaikan “Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik dan kita tanpa sadar sering memunculkan kebutuhan pada sesuatu itu secara berlebihan. Salah satunya yang dianggap bahaya adalah NAPZA dan ketergantungan berbahaya lainnya yang dianggap wajar pada masa ini adalah ketergantungan terhadap gadget. Ini kemudian yang harus menjadi perhatian menyangkut masa depan generasi muda kita, karena jika sudah adiksi berlebihan itu tidak baik untuk kesehatan. Sehingga dalam hal ini, Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Bondowoso bersama Yayasan Habilis Indonesia Madani mengadakan layanan skrining gratis untuk melihat di level berapa seseorang itu mengalami adiksi, kemudian ketika hasil menunjukkan tingkat adiksi berada di levet berat nanti sudah mengarah ke perubahan perilaku dan penyimpangan perilaku seperti tremor, tantrum, emosi, dan lain-lain. Ini beberapa adiksi yang menjadi fokus karena isu ini up to date dan kalau dibiarkan bisa memunculkan masalah sosial yang lain berawal dari hanya ketergantungan pada gadget” ujarnya pada Selasa (9/7/2024).
Acara Festival Muharram ini juga dimeriahkan dengan sesi tanya jawab yang interaktif, dimana pengunjung bisa langsung bertanya secara langsung kepada narasumber mengenai berbagai isu yang mereka hadapi. Pertanyaan yang diajukan sangat beragam, mulai dari langkah-langkah yang dapat diambil jika anggota keluarga atau tetangga sekitar yang terlibat dalam penyalahgunaan NAPZA dan kesehatan jiwa serta cara mengurangi waktu dalam penggunaan gadget.
Dinas Kominfo Bondowoso yang
bertindak sebagai host acara juga memberikan informasi tentang berbagai program
dan inisiaif yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah untuk menangani
masalah kesehatan mental dan sosial. Mereka menekankan pentingnya kolaborasi
antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat luas untuk
mencapai tujuan bersama. Festival Muharram Bondowoso kali ini tidak hanya
menjadi ajang perayaan, tetapi juga momen penting untuk refleksi dan aksi nyata
dalam upaya menjaga kesehatan mental dan mencegah adiksi di tengah masyarakat.

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar